Tidur di Waktu Setelah Ashar Dapat Menyebabkan Gangguan Kejiwaan ||
Gila
Tidur merupakan kebutuhan tubuh
manusia untuk beristirahat dan mengembalikan kebugaran tubuh. Setelah beraktivitas
seharian, tentunya beristirahat dengan tidur sangat dinantikan. Namun, banyak
dari kita yang belum mengetahui bagaimana tidur yang baik dan tidur yang tidak
di anjurkan.
Menurut pandangan
medis, tidur yang baik itu dilakukan dengan posisi miring dengan bagian kanan tubuh sebagai
tumpuan. Hal ini bertujuan agar lambung berada di bawah organ jantung. Sehingga saat tidak menggangu peredaran darah dalam tubuh.
Ternyata sebelum dilihat dari pandangan
medis, Nabi Muhammad Saw. Telah menjelaskan posisi tidur yang baik dalam agama
Islam. Yakni dengan posisi miring dan tubuh bagian kanan sebagai tumpuan, serta
tubuh menghadap ke kiblat. Sebelum itu juga dianjurkan untuk membasuh kaki dan
tangan, serta berwudhu terlebih dahulu sebelum tidur. Sungguh tuntunan Islam sudah menjadi
rujukan dalam berbagai ilmu di dalam kehidupan.
Dalam artikel kali ini, admin akan lebih
menekankan pada waktu tidur yang tidak di anjurkan, baik menurut medis maupun agama.
Ya, kali ini admin akan membahas Larangan Tidur di sore hari.
Menurut dunia medis, tidur di sore
hari setelah ashar tidak dianjurkan. Karena hal ini dapat membuat orang yang
melakukannya akan terjaga di malam hari. Ya, dengan tidur di sore hari lalu
bangun di waktu maghrib, akan membuat seseorang sulit untuk tidur di malam
harinya. Sehingga akan membuatnya terjaga di malam hari dan sulit untuk tidur lagi.
Padahal tidur di malam hari sangat
lah penting dan tidak bisa digantikan oleh tidur di waktu lain. Meskipun ia
menggantinya dengan tidur sepanjang hari pada esok harinya, itu pun tak akan cukup menggantikan
fungsi dan manfaat tidur di malam hari. Karena tidur di malam hari selain
berfungsi untuk mengembalikan kebugaran tubuh, tidur di malam hari juga berfungsi sebagai
waktu untuk regenerasi sel-sel dalam tubuh.
Menurut pandangan Islam, tidur pada
waktu sore hari setelah ashar tidak diperkenankan. Diriwayatkan dalam hadis,
Nabi Muhammad Saw. bersabda,
من نام بعد العصر فاختُلس عقله فلا يلومنَّ إلا نفسه
"Barangsiapa yang tidur setelah ashar
kemudian akalnya hilang, maka janganlah ia menyalahkan kecuali dirinya sendiri”
Karena orang yang tidur setelah
ashar, biasanya dia akan terbangun dalam keadaan linglung, bingung, pusing,
atau kosong pikirannya. Jika seseorang sering melakukannya, maka hal ini sangat
tidak baik bagi tubuh dan akal manusia. Ada juga yang berpendapat bahwa jika tidur di sore hari selama 40 hari berturut-turut dapat menyebabkan gila atau gangguan kejiwaan pada seseorang.
Kali ini admin akan menceritakan
sedikit kisah pengalaman dari admin sendiri. Dulu waktu aku masih duduk di
bangku SMA, aku sering tidur setelah ngaji ashar. Ya sekitar pukul 17.00 lah.
Karena memang waktu itu, kegiatan di sekolah sangat full. Sekolah dari pukul
07.00 sampai 16.00, lalu dilanjut ngaji sore sampai pukul 17.00. Nah, untuk
menunggu waktu maghrib, aku sering memanfaatkanya untuk tidur sebentar setelah ngaji sore selesai.
Meskipun hal itu tidak dilakukan setiap hari, ya tergantung dari keadaan tubuh dan
juga lingkungan sekitar cocok gak untuk tidur lagi >~<.
Dan
kejadian tidur sore yang menurut admin paling terksesan. Eh bukan terkesan sih,
tapi lebih kaya apa ya! Kaya lebih ke membuat terngiang-ngiang gitu, pokonya jadi pengalamanlah. Yaitu beberapa
hari yang lalu, saat itu setelah ashar cuacanya sangat mendukung untuk tidur. Ya,
waktu itu sedang hujan, dan tentunya waktu yang cocok untuk tidur, iya gak sih?
Sebelumnya aku
sudah pernah diingatkan oleh kating, untuk tidak tidur setelah ashar. Dia bilang
“Mat, jangan tidur habis ashar, nanti bisa jadi gila loo”, ku jawab “Apa iya
mas?” (dia kating ku di pondok). Lalu ia menjawab “Iya, kalau tidur 40 hari
berturut-turut habis ashar bisa jadi gila kamu nanti”. Aku sempat teringat saran itu, tapi saat itu aku tak sanggup menolak ajakan tubuhku ini untuk istirahat. Dan alhasil aku pun
tertidur.
Dalam tidur,
aku merasakan tidur yang sangat pulas dan puas. Hingga temanku membangunkanku,
dia berkata “Mat, tangi wis jam 7”. Aku langsung terbangun dan dalam keadaan
panik, bingung, bertanya-tanya dalam hati, pokoknya campur aduk kaya rujak lah....…
Yang ku
ingat aku tidur dari sore, dan ku kira saat ini sudah jam 7 pagi. Ku lihat di luar
masih dalam keadaan gerimis. Aku kaget, dalam pikiranku, berarti aku sudah meninggalkan solat
maghrib, isya, dan subuh berturut-turut apa ya. Butuh waktu lama untuk ku menghilangkan ke
bingungan ini. Kira-kira waktu yang dibutuhkan cukuplah untuk membuat telur
ayam menetas.
Setelah beberapa
menit aku tersadar bahwa ini masih jam setengah enam sore. Dan saat itu aku
sangat bersyukur bahwa aku masih bisa bangun, meskipun dalam keadaan linglung. Dalam
batinku “Untung aku gak jadi gila”. Dari saat itu, aku berniat untuk membuang
kebiasaan burukku ini.
Ya itu lah
sedikit pengalaman dari ku. Semoga bermanfaat untuk kalian semua. Saranku,
janganlaj kalian tidur setelah ashar. Lebih baik gunakan waktu itu untuk hal lain yang
bermanfaat. Karena tidur di waktu itu tidak dianjurkan oleh medis maupun agama.
Sampai ketemu
di artiket selanjutnya. Silahkan isi di kolom komentar jika kalian pernah punya
pengalaman yang sama. Pantengin terus blog ini ya………….
Sekian dan terima kasih.✋✋
Tidak ada komentar:
Posting Komentar